Verifikasi Lapangan Kampung Siaga TBC RW 01 Kebon Pala

 


Indonesiana | TEMPO

Jakarta Timur – Suasana hangat terlihat di RW 01 Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (24/10/2025) pagi. Warga bersama kader kesehatan tampak bersemangat menyambut tim penilai dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang melakukan Verifikasi Lapangan Kampung Siaga TBC, program yang dirancang untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis di wilayah DKI Jakarta.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penilaian tingkat kota yang telah dilaksanakan pada Selasa (21/10/2025). Dari hasil tersebut, tiga besar kecamatan terbaik berhasil masuk tahap akhir, yakni Kecamatan Duren Sawit, Kecamatan Makasar, dan Kecamatan Cipayung. Verifikasi kali ini menjadi penentuan siapa yang akan mewakili Jakarta Timur ke tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah kelurahan Kebon Pala Faisal Rizal, M.Kes., NLP, jajaran Puskesmas Kecamatan Makasar_dr. Kartika beserta tim dan KaPustu Kebon Pala dr. Benny beserta team, Bhabinkamtibmas Kebon Pala Bripka Sigit Haryanto, Babinpotdirga Koops AU I/Halim Perdanakusuma Serma Supriyadi, ketua RW 01-Erlangga, para ketua RT 001-014, LMK RW 01, kader Dasa Wisma, kader Posyandu Remaja, Tim Gasspol Kampung Siaga TBC, serta pihak swasta PT Otsuka Indonesia yang hadir melalui program tanggung jawab sosial (CSR).


Sinergi Warga, Pemerintah, dan Swasta

Dalam sambutannya, Lurah Kebon Pala Faisal Rizal, M.Kes., NLP menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi aktif warga yang menjaga keberlanjutan program kesehatan berbasis komunitas. “Kampung Siaga TBC bukan hanya soal penilaian, tetapi tentang perubahan perilaku, kesadaran, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.


Sementara itu, perwakilan PT Otsuka Indonesia menyampaikan bahwa bantuan CSR yang diberikan merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat khususnya bagi pasien, balita posyandu dan kader yang berjuang di lapangan.


Menghadapi Tantangan Tuberkulosis di Jakarta

Program Kampung Siaga TBC adalah bagian dari strategi nasional menuju eliminasi TBC pada tahun 2030, sejalan dengan target global WHO. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024, Indonesia masih menjadi negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, dengan estimasi 969.000 kasus baru setiap tahun.

Di DKI Jakarta sendiri, menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus TBC pada 2023 mencapai lebih dari 56.000 kasus terlapor, dengan Jakarta Timur sebagai wilayah dengan jumlah penderita tertinggi. Faktor kepadatan penduduk, lingkungan yang lembap, dan keterbatasan akses kesehatan menjadi tantangan utama.

Kampung Siaga TBC kemudian hadir sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan “dari warga untuk warga”, para kader dilatih mengenali gejala TBC, melakukan skrining dini, serta mendampingi pasien agar tidak putus pengobatan.

 


Harapan dan Keberlanjutan

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemantauan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) terhadap kondisi sosial dan kesehatan lingkungan. “Kami ikut memastikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujar Hasan, koordinator monitoring FKDM kelurahan Kebon Pala.

Pihak Puskesmas Kecamatan Makasar menambahkan, keberhasilan Kampung Siaga TBC tidak hanya diukur dari angka penemuan kasus, tetapi juga dari kekuatan jejaring antarwarga, keaktifan posyandu, serta dukungan lintas sektor.

Kader Dasa Wisma dan Posyandu Remaja pun menunjukkan semangat tinggi. Mereka rutin melakukan edukasi rumah ke rumah, melibatkan remaja sebagai agen perubahan, dan memperkuat program GASSPOL (Gerak Aktif Stop Penyakit Menular dan Olah Lingkungan).

 

Dari Kebon Pala untuk Jakarta Sehat

Menjelang akhir acara, suasana semakin hangat ketika warga menyanyikan yel-yel “Kampung Siaga TBC, sehat warganya, kuat negerinya!”. Semangat itu menggambarkan cita-cita bersama: menjadikan Kebon Pala bukan hanya wilayah bebas TBC, tetapi juga model kampung sehat dan tangguh di tengah kota besar.

Verifikasi hari ini menjadi penentu langkah berikutnya. Siapapun yang terpilih mewakili Jakarta Timur ke tingkat provinsi, semangat gotong royong dan kepedulian sosial dari warga Kebon Pala akan tetap menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di DKI Jakarta.


Mahar Prastowo
Untuk Indonesiana/TEMPO

 

 





















Komentar

Pupuk Kompos Bonpal Compost: Solusi Ramah Lingkungan untuk Kesuburan Tanah 🌱☘️